Senin, 02 September 2013

1 September 2013


Setahun sudah tidak membuat catatan ini, benar, malas itu sudah membungkus berlapis-lapis kehidupan ini, sehingga tak lagi menyadari komitmen yang telah dibuat. Sekarang perlahan-lahan bungkus itu dibuka satu persatu. Mudah-mudahan terbuka hinga bebas dan lepas.

Dua bulan sudah resign dari perusahaan itu, ada penyesalan dan ada kebanggaan. Tapi yang membuat nyesal adalah tidak ada modal untuk memenuhi kebutuhan ini. Sementara perjalanan hidup masih panjang. Umur saja hampir genap 25 tahun, tinggal menunggu 5 hari lagi. Ntah.. keajaiban apa yang akan terjadi, atau bukan keajaiban melainkan sebuah upaya dan niat untuk berubah.
 
Cerita kehidupan merupakan sebuah misteri yang dibahas dan dibuka oleh waktu-waktu yang akan berlalu. Tetapi ada sebuah niat ingin mengetahui terdahulu sebelum waktu yang menjawabnya. Itulah sebuah keserakahan dan sebuah keegoisan, sehingga hari-hari yang dilalui tidak dinikmati dan tidak disyukuri.  Banyak yang sudah melupakan hari-harinya dengan memikirkan masa depannya, apa yang akan dinikmatinya pada masa yang akan datang. Ada yang bekerja keras, ada yang bersantai ria, ada yang tidak peduli atau apapun aktivitasnya sehingga melupakan hari ini. Ada pepatah yang mengatakan” rebutlah hari ini”  “carpediem” tidak ada yang mengatakan rebutlah hari esok atau rebutlah masa depanmu dikarenakan hari inilah yang menentukan hari esok dan hari depanmu.

Menikmati hidup, menikmati indahnya kekluargaan, menikmati indahnya pertemanan, dan intinya adalah menikmati kasih.
 
Ini adalah kisah hari ini yang ada dalam pikiran dan hati ini. Meskipun dengan noda-noda kemunafikan yang melintas dalam pikiran ini. Biarlah ini tertulis. Apa yang kutahu, apa yang terlintas.

INTEGRITAS, LOYALITAS DAN KOMITMEN

integritas, komitmen dan loyalitas